(pcs)

Sistem Kerja Barcode

Saturday, February 15th 2014.

Sistem Kerja Barcode

Barcode merupakan instrumen yang bekerja berdasarkan asas digital. Pada konsep digital, hanya ada 2 sinyal data yang dikenal dan bersifat boolean, yaitu 0 atau 1. Ada arus listrik atau tidak ada listrik ( dengan besaran (tresshold) tegangan tertentu, misalnya 5 volt dan 0 volt)

Barcode menerapkannya pada batang-batang baris yang terdiri dari warna hitam dan putih. Warna hitam mewakili bilangan 0 dan warna putih mewakili bilangan 1.Mengapa demikian ? Karena warna hitam akan menyerap cahaya yang dipancarkan oleh alat pembaca barcode,sedangkan warna putih akan memantul-balikan cahaya tersebut. Masing-masing batang barcode memiliki ketebalan yang berbeda. Ketebalan inilah yang akan diterjemahkan ke dalam suatu nilai.

Dengan demikian, ketebalan batang barcode menentukan waktu lintasan titik sinar pembaca yang dipancarkan oleh alat pembaca. Oleh sebab itu batang-batang barcode harus dibuat sedimikian sehingga memiliki kontras yang tinggi terhadap bagian celah anatara (yang menentukan cahaya). Sisi-sisi batang barcode harus tegas dan lurus, serta tidak berlubang atau bernoda titik di tengah permukaanya.

Sementara itu, ukuran titik sinar pembaca juga tidak boleh melebihi celah antara batang barcode. Saat ini ukuran titik sinar yang umum digunakan adalah 4 kali titik yang dihasilkan printer pada resolusi 300 dpi (dot per inch). Saat ini terdapat beberapa jenis instrumen pembaca barcode, yaitu pena, laser, serta kamera. Pembaca berbentuk pena memiliki pemancar cahaya dan dioda foto yang diletakan bersebalahan pada ujung pena. Pena disentuhkan dan digerakan melintasi deretan batang barcode. Dioda foto akan menerima intensitas cahaya yang dipantulkan dan mengubahnya menjadi sinyal listrik yang kemudian diterjemahkan dengan sistem yang mirip dengan morse. Pembaca dengan pemancar sinar laser tidak perlu digesekkan pada permukaan barcode tetapi dapat dilakukan dari jarak yang relatif lebih jauh. Selain itu, pembaca jenis ini juga memiliki cermin-cermin pemantul sehingga sudut pembacanya menjadi fleksibel.

Pembaca barcode dengan sistem kamera menggunakan sensor CCD untuk merekam foto barcode, baru kemudian membaca dan menerjemahkannya ke dalam sinyal elektronik digital.

Lalu bagaimana koneksi alat pembaca barcode dengan komputer ?
Ada 2 macam koneksi, yaitu sistem keyboard wedge dan sistem outpun RS232. Sistem ini menerjemahkan hasil pembacaan barcode sebagai masukan (input) dari keyboard. Biasanya menggunakan port serial pada komputer. Kita memerlukan software perantara, umumnya disebut software wedge, yang akan mngalamatkan bacaan dari barcode ke software pengolah data barcode tsb.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp 4.100.000
Rp 1.250.000
paket komputer kasir siap pakai

Pengiriman

Facebook Fanpage