Thursday, February 27th 2020.

Penjelasan Lengkap Mengenai Jaringan Peer To Peer

Penjelasan Lengkap Mengenai Jaringan

Agar semua komputer di area yang sama dan dapat saling terkoneksi, saling berbagi data dan informasi, maka dibentuklah jaringan komputer. Jaringan komputer yang dibentuk ini mempunyai berbagai jenis macam, baik dilihat dari skala jaringan, susunan struktur jaringan, media transmisi data, atau fungsinya. Jaringan dibagi menjadi dua yaitu jaringan client server dan jaringan peer to peer.

Pada jaringan client server, terdapat satu komputer yang berfungsi sebagai server yang mengatur sistem dalam jaringan, sedangkan komputer lainnya sebagai client. Sedangkan pada jaringan peer to peer tidak memiliki server pusat yang dapat mengatur client. Pada jaringan peer to peer semua komputer itu bertindak sebagai server untuk komputer lainnya, jadi semua komputer adalah server sekaligus juga client.

Jaringan peer to peer ini dikembangkan pada tahun 1980 dan biasanya digunakan pada jaringan yang skalanya terlalu kecil untuk memiliki sebuah server yang terdedikasi. Tetapi jaringan ini baru mulai banyak digunakan ketika Microsoft merilis operating system Windows For Workgroups.

Berdasarkan konsep jaringan ini, para user dapat memungkinkan untuk saling berbagi data, mencari data dan mengunduh data dari semua komputer yang terhubung dalam jaringan tersebut. Untuk lebih jelasnya mengenai pengertian jaringan Peer To Peer simak dibawah ini:

Pengertian Jaringan Peer To Peer

Penjelasan Lengkap Mengenai Jaringan

Jaringan peer to peer merupakan jaringan komputer yang dimana setiap komputer yang terhubung ke dalam suatu jaringan maka komputer tersebut merupakan client sekaligus juga server. jaringan ini dibentuk tanpa kontrol dari pusat dari sebuah server yang terdedikasi. Setiap komputer memiliki kedudukan yang sama. Pertukaran data antar komputer yang terhubung pada jaringan peer to peer dapat dilakukan secara langsung. Tidak ada kontrol hak akses.

Contoh pada komputer 1 berada di jaringan peer to peer akan mengambil data dari komputer B, maka pada saat itu komputer A akan bertindak sebagai server sehinga komputer A dapat mengakses file dari komputer B. Sedangkan komputer B saat itu sebagai client. Kedua fungsi tersebut, server dari client dapat dilakukan oleh komputer dalam jaringan peer to peer secara bersamaan.

Jaringan peer to peer ini biasanya dioperasikan pada jaringan dengan skala kecil, 2 hingga 10 komputer dengan satu atau dua peripheral. Tujuan penggunaan jaringan peer to peer adalah penggunaan program, data atau peripheral secara bersama-sama. Untuk keamanan, setiap user komputer bertanggung jawab terhadap keamanan komputernya masing-masing.

Karakteristik Jaringan Peer To Peer

– Tidak memiliki sebuah komputer yang berfungsi sebagai server terdedikasi.
– Setiap komputer ada didalam jaringan tersebut akan bertindak sebagai server sekaligus client.
– Tidak adanya kontrol pada pengaturan keamanan jaringan
– untuk dapat terhubung dalam satu jaringan tidak perlu spesifikasi komputer yang setara

Kelebihan jaringan peer to peer

– Biaya yang dibutuhkan untuk menerapkannya jauh lebih murah, sebab tidak memerlukan server dengan spesifikasi yang sangat tinggi untuk dapat melayani semua client.
– Setiap komputer dalam jaringan akan bertindak sebagai server sekaligus client, sehingga setiap komputer memiliki hak yang sama.
– Kinerja jaringan tidak tergantung kepada server.
– khusus untuk server tidak membutuhkan sistem operasi maupun aplikasi
– Tidak membutuhkan administrator khusus untuk merawat jaringan.
– Instalasi jaringan mudah.
– Antar komputer dalam jaringan dapat saling berbagi memakai hardware seperti: harddisk, drive, modem, printer, atau fasilitas lain yang terhubung dalam satu jaringan.
– Tidak akan mempengaruhi komputer lain, jika ada salah satu komputer yang bermasalah

Kekurangan Topologi Peer to Peer

– Jika Tingkat keamanan jaringan lemahatau rendah, rentan terhadap serangan pihak luar. Sebab tanpa adanya server, keamanan dalam jaringan ditentukan oleh setiap user masing-masing komputer.
– Backup juga dilakukan pada masing-masing komputer.
– Untuk Troubleshooting jaringan ini lebih sulit, Karena semua komputer terlibat dalam sistem komunikasi jaringan.
– Sulit juga untuk dikembangkan, Karena jaringan ini kurang cocok digunakan dalam skala besar.
– Administrasi tidak terkontrol.
– Kinerja jaringan menjadi lebih rendah sebab selain harus mengelola fasilitas jaringan, semua komputer juga harus mengelola aplikasinya sendiri.
– Banyak file sharing akan mempengaruhi kinerja komputer.

Penggunaan konsep jaringan peer to peer ini dikenal dengan nama ‘file sharing’ yang membuat kita dapat melihat file yang dimiliki oleh orang lain yang terhubung dengan internet. Dan bukan hanya itu saja, kita juga dapat mengunduh dan menyalinnya.

Nah, itu dia pembahasan kita kali ini tentang penjelasan mengenai jaringan peer to peer , Semoga bermanfaat untuk anda yang belum tahu, terimakasih sudah berkunjung di blog kami, sampai ketemu di artikel selanjutnya.

sumber lengkap : https://www.kiosbarcode.com/tentang-kami

untuk info lebih lanjut hub kami ke:

Contact Us :
Kios Barcode

Dan Jangan lupa untuk mengunjungi Channel Youtube kami : https://www.youtube.com/KiosBarcode

Spesialis Barcode & Alat Kasir
Alamat : Ruko Smart Market Telaga Mas Blok E07 Duta Harapan,

Jl. Lingkar Utara, Bekasi Utara, Bekasi 17123 Telp. (021)8838 2929

Idha

Telp/SMS/WA : 081369101014

Widdy

Telp/SMS/WA: 081259417100

Rp 2.500.000
Rp 13.500.000
sale
Postronix Wireless Pro

13%

Rp 2.950.000 3.400.000
Rp 2.500.000
Rp (Hubungi CS)
Rp 4.900.000
paket komputer kasir siap pakai

Pengiriman

Facebook Fanpage